Minat menulis? Ingin menjana pendapatan? Jom sertai kami sebagai penulis freelance. Daftar sekarang > CARI Warrior
Chinese
Color
Orange
Black
Blue
Purple
Green
Deep Blue
Laman Utama
Forum
Fokus
Semasa
Gosip Socmed
Kolumnis
Search
2315
View
165
Reply

[Dunia] profesor indon meraih anugerah KFIP, lulusan universiti Malaysia..

[Copy link]

Author: dodifarid    From the mobile phone    Show all posts   Read mode

Author
Post time 12-1-2018 02:10 AM From the mobile phone | Show all posts |Read mode
REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Seorang profesor asal Indonesia meraih penghargaan King Faisal International Prize (KFIP) 2018 di Riyadh, Rabu (10/1). Profesor Irwandi Jaswir diakui karena kontribusinya dalam ilmu kehalalan makanan.

Penelitiannya di bidang ini telah membawa perkembangan pada metode baru menganalisis kandungan makanan. Ia mengembangkan metode baru deteksi cepat kandungan nonhalal pada hidangan.

Seperti dilansir di Arab News, perangkat Portable Electronic Nose yang diusungnya bisa mendeteksi keberadaan alkohol atau lemak babi dalam hitungan detik. Ini membuatnya berhak memenangkan perhargaan kategori pelayanan untuk Islam.

Makanan halal


Profesor Jaswir saat ini menjabat Wakil Dekan International Institute for Halal Research and Training (INHART) dan Secretary of Council of Professors di International Islamic University Malaysia (IIUM).

Ia sudah mempublikasikan beragam temuan dan penelitian terkait ilmu halal. Komite Penghargaan menyebut Prof Jaswir telah melakukan banyak hal untuk menjadikan INHART dan IIUM terdepan dalam dunia halal.

Ia juga mengembangkan alternatif makanan halal serta memproduksi gelatin halal dari berbagai sumber halal seperti unta dan ikan. Komite mencatat kolaborasi Prof Jaswir dan ilmuwan lain pun berhasil mengembangkan metode deteksi kandungan nonhalal pada kosmetik.

Dilansir Saudi Gazette, Prof Jaswir lahir di Medan, Sumatera Utara. Ia memperoleh gelar sarjananya di Institut Pertanian Bogor pada 1992. Ia kemudian melanjutkan Master di bidang Ilmu Bioteknologi dan Makanan pada 1996. Gelar doktor diperolehnya pada 2000 dari Universitas Putra di Malaysia.

Sejak didirikan pada 1979, KFIP memberikan penghargaan dalam Pelayanan terhadap Islam, Studi Islam, Bahasa Arab dan Sastra, Kedokteran dan Ilmu Pengetahuan.
profesor-irwandi-jaswir-meraih-penghargaan-king-faisal-international-_180111091733-433.jpg
Reply

Use magic Report

Author
 Author| Post time 12-1-2018 02:11 AM From the mobile phone | Show all posts
Terima kasih malon
Reply

Use magic Report

Author
 Author| Post time 12-1-2018 02:15 AM From the mobile phone | Show all posts
Bahasa melayu malon cipta dan kembangkan, tarian,pakaian dan budaya melayu malon cipta,gas elpiji malon suplai,kerja malon bagi, pendidikan berkualitas malon bagi..masih lagi ngak puas hati?
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:21 AM From the mobile phone | Show all posts
dodifarid replied at 12-1-2018 02:15 AM
Bahasa melayu malon cipta dan kembangkan, tarian,pakaian dan budaya melayu malon cipta,gas elpiji ma ...

Waduuuh, indon harus disekolahin malon dulu yah baru bisa jadi cerdik @mirada @xl0n
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:28 AM From the mobile phone | Show all posts
dodifarid replied at 12-1-2018 02:11 AM
Terima kasih malon

Wah pasti prof ini gajik 7jutak
Reply

Use magic Report

Author
 Author| Post time 12-1-2018 04:13 AM From the mobile phone | Show all posts
pyropura replied at 12-1-2018 03:21 AM
Waduuuh, indon harus disekolahin malon dulu yah baru bisa jadi cerdik  @mirada @xl0n

Waduuhh rakyat negara manuskrip kuno harus ke universitas malon yang ngak punya manuskrip baru bisa pinter
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 08:32 AM From the mobile phone | Show all posts
dia ni memang akan attend dan bentang kat seminar halal
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 11:22 AM | Show all posts
pyropura replied at 12-1-2018 03:21 AM
Waduuuh, indon harus disekolahin malon dulu yah baru bisa jadi cerdik  @mirada @xl0n

malon nak klaim si jawir asli orang maleysie ye tak de malu dasar negare maling
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 11:24 AM From the mobile phone | Show all posts
Cm muka beto
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 11:45 AM | Show all posts
dodifarid replied at 12-1-2018 04:13 AM
Waduuhh rakyat negara manuskrip kuno harus ke universitas malon yang ngak punya manuskrip baru bis ...

tak de malu rupenye alat ini ciptaan profesor asal  indon diklaim invensen orang asli maleysie ,negare maling


Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 11:47 AM | Show all posts
pyropura replied at 12-1-2018 03:28 AM
Wah pasti prof ini gajik 7jutak

tak de malu ini invensen asli indon yang diklaim ciptaan universiti putra malon

https://malay.cari.com.my/forum.php?mod=viewthread&tid=977857
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 11:47 AM | Show all posts
onexox97 replied at 12-1-2018 08:32 AM
dia ni memang akan attend dan bentang kat seminar halal

dia ini yang ciptakan invensen alat pengesan DNA babi yang diklaim buatan anak tempatan maleysie
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 02:32 PM From the mobile phone | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 11:47 AM
dia ini yang ciptakan invensen alat pengesan DNA babi yang diklaim buatan anak tempatan maleysie ...

Indon syok sendiri lagi ...
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 02:36 PM | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 03:47 AM
dia ini yang ciptakan invensen alat pengesan DNA babi yang diklaim buatan anak tempatan maleysie ...

Sbb kat indon byk babi...nak tau halal tak halal kena test sendiri.... kesian...pity on you
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 02:47 PM | Show all posts
pyropura replied at 12-1-2018 02:32 PM
Indon syok sendiri lagi ...

dasar negare maling ngaku2 invensen asli tempatan yang dapat penghargaan malah indon
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 02:47 PM | Show all posts
Minami2013 replied at 12-1-2018 02:36 PM
Sbb kat indon byk babi...nak tau halal tak halal kena test sendiri.... kesian...pity on you
...

malon tak banyak babi tapi tak pernah buat kemajuan yang berfaedah bagi dunie pun more pity on you
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:02 PM | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 06:47 AM
malon tak banyak babi tapi tak pernah buat kemajuan yang berfaedah bagi dunie pun more pity on you ...

Tapi sukacita nak maklum berapa ramai indon dtg malon cari kerja utk majukan kehidupan daif nun di indon... menumpang malon cari rezeki lagi nak kata pasal kemajuan yang berfaedah...
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:07 PM | Show all posts
Minami2013 replied at 12-1-2018 03:02 PM
Tapi sukacita nak maklum berapa ramai indon dtg malon cari kerja utk majukan kehidupan daif nun di ...

malon ini terus diulang ulang nah ini bukti malon yang mintakan indon datang kesane kerane tanpa indon ekonomi malon hancur
http://www.freemalaysiatoday.com ... ry-gathers-in-bali/


The majority of the foreign workers in the states oil palm plantations are from Indonesia. Masing said it was difficult to recruit Indonesian labourers as the country was also a rival in the oil palm sector.


In Malaysia, an estimated 10% of fruit bunches are left to rot each season because of worker shortages.


Malaysian planters are especially at risk because of their high dependence on foreign laborers, especially from Indonesia which are said to be the best palm oil harvesters in the world.



Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:50 PM | Show all posts
kalau nak harapkan universitas indon yg mendidik, memang minda indon ni x berkembanglah, mcm batak @mirada
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:51 PM | Show all posts
Modngengade replied at 12-1-2018 03:50 PM
kalau nak harapkan universitas indon yg mendidik, memang minda indon ni x berkembanglah, mcm batak @ ...

dasar malon maling invensen indon punye
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 03:54 PM | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 07:51 AM
dasar malon maling invensen indon punye

negara indon memang jauh terkebelakang dari segi pendidikan jika dibandingkan dgn negara Malaysia.

Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 04:00 PM | Show all posts
Modngengade replied at 12-1-2018 03:54 PM
negara indon memang jauh terkebelakang dari segi pendidikan jika dibandingkan dgn negara Malaysia. ...

kalau malon tak terbelakang harusnye ade invensen malon yang dapat penghargaan raje ereb
Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 04:02 PM | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 07:07 AM
malon ini terus diulang ulang nah ini bukti malon yang mintakan indon datang kesane kerane tanpa i ...

BERITA»Kes
Isnin, 13 November 2017 | 10:06pm





CARI












OPERASI Jabatan Imigresen Selangor di stesen minyak dan pusat beli belah baru-baru ini.








'Kejutan' buat PATIOleh Nur Afiradina Arshad
bhnews@bh.com.my

KONGSI ARTIKEL

Share


Tweet


Share






GOMBAK: Lebih 60 pendatang tanpa izin (PATI) terkejut apabila diserbu pihak berkuasa pada hari minggu.

Jabatan Imigresen Selangor semalam menjalankan Ops Ikrar di sebuah pasar raya di Batu Cave, dekat sini.

Dalam serbuan yang dijalankan pada jam 6.30 petang hingga 10 malam itu, pihak imigresen memeriksa seramai 132 warga asing dan menahan 63 PATI atas pelbagai kesalahan imigresen.

Pengarah Imigresen Selangor, Omran Omar, berkata ini adalah kali kedua serbuan dilakukan ke atas pasar raya terbabit.

"Kebanyakkan PATI ini sedang bekerja dan mereka terkejut dengan kehadiran pegawai Imigresen serta mengelak untuk diperiksa kerana tidak menyangka operasi ini di adakan pada petang Ahad atau hujung minggu.

"Majoriti PATI ini bekerja di gerai makan dan kiosk di kaki lima dalam pasar raya berkenaan," katanya dalam satu kenyataan, hari ini.

PATI yang ditahan terdiri daripada 31 wanita dan 32 lelaki, berusia antara 19 tahun dan 43 tahun, membabitkan warga Indonesia, Bangladesh, Pakistan, India, Sri Lanka dan Myanmar.

"Antara kesalahan adalah tidak mempunyai dokumen perjalanan yang sah, tamat tempoh pas dan salah guna pas di bawah Akta Imigresen 1959/63 dan Peraturan-peraturan Imigresen 1963," katanya.

Semua yang ditahan dibawa ke pejabat penguatkuasa Jabatan Imigresen Selangor di Shah Alam untuk pemeriksaan lanjut.











Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 04:04 PM | Show all posts
Minami2013 replied at 12-1-2018 04:02 PM
BERITA»Kes
Isnin, 13 November 2017 | 10:06pm

macam la malon tak de pati di oversi je




Reply

Use magic Report

Post time 12-1-2018 04:06 PM | Show all posts
mirada replied at 12-1-2018 08:04 AM
macam la malon tak de pati di oversi je

Yang pasti malon tak jadi pati di INDON


Reply

Use magic Report

You have to log in before you can reply Login | Register | Facebook Login

Points Rules

 CARI App
Get it FREE Apple App Store
Get it FREE Google play
 Instagram
cari_infonet
FOLLOW
Copyright © 1996-2018 Cari Internet Sdn Bhd All Rights Reserved(483575-W)
0.058008s Gzip On
Quick Reply To Top Return to the list